Rabu, 17 Oktober 2018

PUISI


HUJAN

Semilir angin menghembus syahdu
Menghias kelabu awan menyatu
Mengusap wajah negeri merindu
Menggelitik nurani tersipu

Suka cita satwa menyambut
Berdendang tetanaman turut
Sontak sirna gerah terlarut
Berganti bahagia terbungkus takut

Hujan......
Ka basahi nurani dengan sejuk butirmu
Serasa kau runtuhkan istama keangkuhan ini
Tebaran mutiaramu meleleh penuh kasih
Tanpa kenal pilih kasih
Tua...muda...
Kaya...  muskin...
Ulama...durjana...
Perusak....penjaga...
Semua kau sapa...

Hujan....lihatlah!
Wajah pertiwi nan ayu bersolek kini
Karnamu hijau berseri
Benih-benih memberanikan diri
Mengintip matahari
Tunas-tunas bergegas
Menghadang pelukan sang bagaskara
Kuncup bermekaran menjemput asa
Membuahkan hidangan dunia
Lukisan Tuhan bertinta hujan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar